Layaknya Manusia Tidak Berhati
Seakan lupa luka lama-ku belum kau obati Lalu kau datang dan beri luka baru lagi Seakan tidak pernah puas dengan hidupmu sendiri Hidupku yang sedang baik-baik saja, kau usili (lagi) --- Kali ini kejahatanmu tidak kau lakukan seorang diri --- --- Berdua dengan si kekasih hati, kau rancang strategi --- --- Puasmu hanya jika sudah lihat aku mati --- Padahal, tanpa kau rancang strategi, Melihat-mu berani datang kerumahku; dengan si pencuri, Itu sudah buatku sangat berharap agar cepat mati. -- Layaknya manusia tidak berhati -- -- Kau hampiri-ku dengan percaya diri -- Lalu kamu tersandung karena langkahmu sendiri. Lagi-lagi aku yang kau salahi Kenapa selalu begini? - Jika memang aku sangat kau benci, - - Tolong jangan terus berusaha buat aku mati. - - Biarkan kita hidup sendiri-sendiri. - - Kamu dengan si kekasih hati dan aku terus berpuisi - 08042018 : 2239 Poetryhand - Pagedangan