Beberapa bagian dari diriku mungkin tidak terdengar, tapi bisa tinggal di kata-kata. Aku Puteri, ku abadikan rasa dalam kata agar saat sempat tetap bisa dibaca.
Btw, akhir akhir ini aku sering perhatikan orang orang disekitarku.. Ada yang punya masalah yang sangat sangat berat, tapi mereka berlaga seperti hidup tanpa beban dan selalu berbagi kebahagiaan untuk orang lain. Ada juga yang masalahnya hanya sebatas pacar nya berubah cuek, lalu update galau dan merasa beban dialah yang paling berat. Hahaha kalian mau tau siapa yang salah diantara mereka? yang salah adalah AKU . Dia yang punya masalah besar tapi masih ingin berbagi kebahagiaan dan terlihat bahagia adalah orang orang yang hebat. Luar biasa sekali hatinya. Dia yang masalahnya gak seberapa tapi update galau yang berlebihan adalah dia yang cintanya tulus, karena rasa takut kehilangan nya besar. Luar biasa sekali ya? Kalian mau tau kenapa aku yang salah? Karena yang aku lakukan hanya memperhatikan kehidupan mereka. Lalu mencari cari siapa yang paling salah diantara mereka, dan mencoba membuat tulisan tentang kehidupan mereka. PADAHAL AKU TIDAK PERNAH TAU KEADAAN MEREKA YANG SESUNGGUHNYA,...
Kata orang nanti juga ada waktunya.. Orang-orang sudah dengan waktunya.. Aku kapan? Kata mereka segala hal adalah takdir Tuhan.. Santai saja, pasti indah datang.. Tapi kapan? Hidup masih begini saja Bangun pagi berangkat kerja Malam lelah tidur begitu saja Umur sudah tidak muda Jadi, giliranku kapan? Puterihand 3325 - 18.54 Pagedangan.
Seakan lupa luka lama-ku belum kau obati Lalu kau datang dan beri luka baru lagi Seakan tidak pernah puas dengan hidupmu sendiri Hidupku yang sedang baik-baik saja, kau usili (lagi) --- Kali ini kejahatanmu tidak kau lakukan seorang diri --- --- Berdua dengan si kekasih hati, kau rancang strategi --- --- Puasmu hanya jika sudah lihat aku mati --- Padahal, tanpa kau rancang strategi, Melihat-mu berani datang kerumahku; dengan si pencuri, Itu sudah buatku sangat berharap agar cepat mati. -- Layaknya manusia tidak berhati -- -- Kau hampiri-ku dengan percaya diri -- Lalu kamu tersandung karena langkahmu sendiri. Lagi-lagi aku yang kau salahi Kenapa selalu begini? - Jika memang aku sangat kau benci, - - Tolong jangan terus berusaha buat aku mati. - - Biarkan kita hidup sendiri-sendiri. - - Kamu dengan si kekasih hati dan aku terus berpuisi - 08042018 : 2239 Poetryhand - Pagedangan
Apakah kamu adalah aku? Mungkin kita berbeda waktu, kamu lebih dulu lalu menyusul aku.
BalasHapusJika kamu adalah aku,
HapusMaka mari bahagialah aku!!